Pekayon — Pemerintah Desa Pekayon menyelenggarakan kegiatan Pokja Prodeskel, forum sosialisasi pengisian kuisioner sensus yang diikuti seluruh Ketua RT. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kualitas data kependudukan sebagai fondasi perencanaan pembangunan desa yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Acara dihadiri langsung oleh Kepala Desa Pekayon, H. Suaryo, Sekretaris Desa, Ahmad Bardawi, serta unsur pemerintahan kecamatan dan desa. Para narasumber ahli hadir untuk memaparkan manfaat dan teknis penggunaan aplikasi Prodeskel dalam pendataan desa.
H. Suaryo: Data Akurat, Pembangunan Tepat Sasaran
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pekayon, H. Suaryo, menegaskan bahwa data sensus adalah kunci perencanaan desa. Menurutnya, angka-angka yang terkumpul bukan sekadar statistik, melainkan pedoman dalam merancang program pembangunan yang relevan dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Data yang dikumpulkan RT akan menjadi panduan utama bagi perencanaan pembangunan desa. Semakin akurat data yang masuk, semakin tepat kebijakan yang bisa kami ambil,” ujar H. Suaryo , Senin (24/11).
Ia juga meminta seluruh RT aktif menyosialisasikan kuisioner kepada warganya dan memastikan partisipasi setiap keluarga, karena keberhasilan pendataan bergantung pada keterlibatan warga.
Sekdes Ahmad Bardawi menambahkan bahwa koordinasi antara RT dan pemerintah desa harus berjalan lancar agar setiap proses pendataan dapat dilakukan dengan akurat dan tepat waktu.
Naimah SE: Prodeskel sebagai Pilar Perencanaan Desa
Sebagai Kasi Pemerintahan Umum, Naimah, SE, menjadi narasumber utama yang menjelaskan secara mendalam fungsi Prodeskel. Ia menegaskan bahwa aplikasi ini bukan sekadar media penginputan data, melainkan sistem yang memadukan informasi kependudukan, kondisi sosial ekonomi, hingga fasilitas publik desa.
“Prodeskel memungkinkan pemerintah desa mengelola data secara terstruktur dan akurat. Dengan data ini, program pembangunan dapat dirancang sesuai kebutuhan nyata masyarakat,” tegas Naimah.
Ia juga memperingatkan RT agar teliti dalam mengisi kuisioner. Kesalahan sekecil apa pun dapat berdampak pada kebijakan desa di masa mendatang.
Madali: RT adalah Ujung Tombak Pendataan.
Madali, staf Kecamatan Sukadiri, memfokuskan pemaparannya pada aspek teknis pendataan. Ia menekankan bahwa RT memiliki tanggung jawab strategis untuk memastikan validitas data, karena keberhasilan sensus bergantung sepenuhnya pada ketelitian mereka di lapangan.
“RT adalah ujung tombak pendataan. Data yang masuk harus valid, akurat, dan benar-benar mewakili kondisi nyata warga. Ini tanggung jawab besar, tetapi sangat menentukan arah pembangunan desa,” jelas Madali.
Ia juga membagikan tips praktis untuk menghadapi warga yang ragu atau kurang memahami kuisioner, agar proses pengumpulan data tetap lancar.
Asnawi: Pendataan adalah Investasi Masa Depan Desa
Asnawi, Kasi Pemerintahan Desa Pekayon, memfasilitasi diskusi antara narasumber dan RT. Ia menegaskan bahwa pendataan bukan sekadar administrasi rutin, melainkan investasi jangka panjang bagi desa.
“Data yang akurat memungkinkan kita merancang program yang tepat, relevan, dan berdampak nyata. Pendataan bukan kegiatan sesaat, tapi pondasi keputusan strategis bagi seluruh warga,” kata Asnawi tegas.
Ia menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi seperti Pokja Prodeskel akan dijalankan secara berkala agar seluruh RT memahami proses pendataan dan peran kritis mereka.
Praktik Lapangan dan Diskusi Interaktif
Setelah paparan materi, para RT langsung mempraktikkan pengisian kuisioner. Sesi praktik ini memberi pengalaman nyata bagaimana data warga dikumpulkan dan diinput ke Prodeskel. Diskusi interaktif juga muncul ketika RT berbagi kendala dan solusi praktis di lapangan.
Kehadiran kepala dusun dan staf desa memperkuat koordinasi, memastikan proses pendataan berjalan seragam dan optimal di seluruh wilayah Desa Pekayon.
Menuju Desa Pekayon yang Terencana dan Transparan
Kegiatan Pokja Prodeskel ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran RT dan warga akan nilai strategis data dalam pembangunan desa. Dengan aplikasi Prodeskel, Desa Pekayon membangun sistem pendataan yang efisien, transparan, dan berbasis teknologi.
H. Suaryo menutup acara dengan menegaskan:
“Keberhasilan pengisian kuisioner dan partisipasi warga akan mencerminkan kualitas perencanaan pembangunan desa di masa depan. Dengan data yang baik, Desa Pekayon mampu merancang program tepat sasaran, cepat, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. Mari kita wujudkan desa yang lebih maju bersama-sama.”jelasnya.
(Admin PPID)